WARTAPOLRI COM, MANDAILING NATAL — PANYABUNGAN – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO Cabang Madina) menyampaikan keprihatinan atas dugaan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal.
Kasus ini, sebagaimana disampaikan oleh Bupati Madina dan dibenarkan oleh Plt Kadis Dishub Madina, dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum serta mencederai nilai-nilai moral dan integritas sebagai pelayan publik.
Ketua Umum HMI-MPO Cabang Madina, Ahmad Ripai Nasution, menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk keterlibatan aparatur negara dalam penyalahgunaan narkotika.
WARTAPOLRI COM , Madina – panyabungan.
“Peristiwa ini bukan hanya persoalan individu, tetapi telah mencoreng citra birokrasi dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan,” tegasnya.
Dalam pernyataan ini, HMI-MPO Cabang Madina menyampaikan beberapa sikap diantaranya :
1. Mendukung penuh langkah aparat penegak hukum, khususnya Polres Mandailing Natal, dalam memberantas penyalahgunaan narkotika secara tegas tanpa pandang bulu, termasuk terhadap aparatur pemerintah Kab. Mandailing Natal.
2. Mendesak agar sanksi tegas dan transparan dijatuhkan kepada oknum yang terlibat, mulai dari sanksi administratif hingga peroses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Menegaskan bahwa keterlibatan ASN/PPPK dalam penyalahgunaan narkotika berdampak luas, tidak hanya secara personal, tetapi juga merusak integritas lembaga dan kualitas pelayanan publik.
4. Mendorong Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk memperkuat pengawasan internal, termasuk melalui tes urine berkala serta pembinaan mental dan moral bagi seluruh aparatur sipil negara.
5. Mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.
HMI-MPO Cabang Madina juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu sosial serta mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak agar senantiasa menjaga integritas, moralitas, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” tutup Ahmad Ripai Nasution.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO Cabang Madina)
Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Yakusa! 💚🖤 (Yakin, Usaha, Sampai)
Reporter : okis & tim

