WARTAPOLRI.COM, LONDON – Presiden Prabowo Subianto sukses “panen” komitmen investasi £4 miliar atau Rp90 triliun dari Inggris selama kunjungan kenegaraan 19-21 Januari 2026, menjadikannya highlight diplomasi ekonomi biru Indonesia. Kesepakatan maritim mencakup pembangunan 1.582 kapal nelayan modern, sementara sektor pendidikan menargetkan kolaborasi dengan Russell Group untuk mendatangkan 24 profesor top dari Oxford dan Imperial College guna bangun 10 kampus unggulan di Tanah Air. (22/1/26)
Agenda puncak dirampungkan dengan jamuan makan siang bilateral bersama PM Keir Starmer di 10 Downing Street, diikuti audiensi tertutup dengan Raja Charles III di Lancaster House yang bahas konservasi satwa liar. Capaian ini tak hanya perkuat kemitraan strategis Indonesia-Inggris, tapi juga jadi modal kuat jelang Prabowo pidato “Prabowonomics” di World Economic Forum Davos.
Kunjungan ini menandai era baru ekonomi biru Indonesia dengan komitmen Inggris bangun 1.582 kapal nelayan canggih, yang diproyeksi ciptakan jutaan lapangan kerja dan tingkatkan ekspor perikanan hingga 30% dalam 5 tahun. Prabowo tekankan visi “laut sebagai mesin ekonomi utama”, dengan Starmer janjikan transfer teknologi galangan kapal ramah lingkungan.
Kolaborasi Russell Group jadi game changer: 24 dekan Oxford-Imperial akan dirikan 10 kampus riset di Jawa, Sumatra, dan Papua, fokus AI, bioteknologi, dan energi hijau. “Indonesia tak lagi impor ilmu, tapi ekspor inovator dunia,” ujar Prabowo usai MoU, targetkan 100 ribu sarjana kelas dunia tiap tahun mulai 2030.
Audiensi dengan Raja Charles di Clarence House bahas pelestarian harimau Sumatra dan gajah Kalimantan, hasilkan dana £50 juta untuk konservasi ASEAN-wide. Pertemuan tertutup ini simbol komitmen monarki Inggris dukung transisi energi hijau RI, lengkap foto bersejarah di taman istana.
Uang raksasa itu dialokasikan: 40% maritim-perikanan, 30% pendidikan-teknologi, 20% infrastruktur hijau, dan 10% UMKM ekspor-oriented. CEO Inggris bilang, “Indonesia kini destinasi investasi nomor satu Asia Tenggara,” seiring Moody’s upgrade rating RI pasca-kunjungan.
Setelah rampung London, Prabowo langsung terbang Davos untuk ungkap “Prabowonomics”: blueprint swasembada pangan, energi, dan maritim 8 tahun ke depan. Analis prediksi pidato ini viral global, tarik tambahan US$100 miliar FDI, tandai kembalinya Indonesia sebagai powerhouse emergi
Fokus infrastruktur maritim dan pendidikan tinggi.
10 kampus baru dengan ini ko elite akademik Inggris dan 1.582 kapal nelayan dorong kemandirian nelayan RI. (Fahri)


