Ditjen LIP Selenggarakan Kick Off Meeting Kajian Kegiatan Cetak Sawah Rakyat Bersama KPK

WARTAPOLRI.COM,JAKARTA– Kick Off Meeting Kajian Kegiatan Cetak Sawah Rakyat diselenggarakan sebagai langkah awal pelaksanaan fungsi monitoring dan pengawasan terhadap program Cetak Sawah Rakyat secara nasional. (26/2/26)

Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Ditjen LIP, Dhani Gartina, S.Kom.,M.T dan dihadiri Direktur Penyediaan Lahan, Geloria M.K Br. Ginting, S.P.,M.M.,M.Sc dan perwakilan KPK yang dilaksanakan di Kantor Pusat Ditjen LIP, Jakarta dengan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai mitra strategis dalam memastikan tata kelola program berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Program Cetak Sawah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan untuk meningkatkan luas tambah tanam, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan potensial menjadi lahan sawah produktif. Program ini memiliki nilai strategis karena bersinggungan langsung dengan kepentingan masyarakat, khususnya petani, serta melibatkan anggaran negara dalam skala besar.

Mengingat kompleksitas pelaksanaan program yang mencakup tahapan perencanaan, penetapan lokasi (CPCL), konstruksi lahan, pengairan, hingga serah terima dan pemanfaatan oleh kelompok tani, diperlukan sistem pengawasan yang komprehensif.

Oleh karena itu, pelibatan KPK dalam fungsi monitoring dan melakukan pengkajian sistem pengelolaan administrasi lembaga negara dimaksudkan untuk memitigasi potensi risiko penyimpangan, memperkuat sistem pengendalian internal, serta mendorong praktik tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Kick Off Meeting ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola Program Cetak Sawah Rakyat secara nasional. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan KPK, diharapkan program ini tidak hanya berhasil meningkatkan luas lahan sawah dan produksi pangan nasional, tetapi juga menjadi contoh praktik pengelolaan program strategis yang bersih, transparan, dan berintegritas.

( RED )

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *