WARTAPOLRI.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan terjebak dalam polemik pribadi antara Rocky dan kubu yang merasa tersinggung, menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah ini kepada aparat hukum. Sikap ini direspons cepat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan kesiapannya untuk membuka investigasi terkait dugaan kasus yang menyeret lingkaran politik.(16/09/25)
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semua pihak untuk menjelaskan persoalan ini pada aparat hukum. “Kalau ada bukti, silakan dibawa ke meja hijau. Kalau tidak ada bukti, publik yang akan menilai. Saya tidak mau masuk ke debat yang lewat,” ujarnya. Prabowo juga menunjukkan kehati-hatian, mengingat isu ini menyangkut lingkaran politik mantan Presiden Joko Widodo. “Saya menghormati Pak Jokowi sebagai mantan presiden dan sahabat. Jangan ada yang menafsirkan ini sebagai perang parit. Fokus kita adalah membangun bangsa ke depan, bukan saling menjatuhkan,” tambahnya.
Pernyataan Prabowo tersebut menuai berbagai analisis politik. Banyak pengamat menilai bahwa sikap Prabowo ini dianggap sebagai bentuk restu tersirat bagi Rocky untuk terus menyuarakan transparansi. Pengamat menilai, Prabowo sengaja memberi ruang bagi Rocky untuk berbicara keras, sementara ia sendiri tampil diplomatis. Kombinasi politik ini, di mana Rocky menyuarakan kritik dan Prabowo menjaga jarak diplomatis, dinilai bisa menjadi “senjata ampuh” dalam dinamika politik saat ini.
Analisis politik dari pernyataan Prabowo ini membuat publik semakin penasaran apakah kasus dugaan korupsi yang menyeret benar-benar akan dibuka. Menanggapi hal tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat. Setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak akan mengintervensi proses hukum, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan pihaknya siap membuka investigasi. “KPK siap membuka investigasi segera, termasuk menindaklanjuti berkas-berkas yang memiliki potensi besar,” kata Setyo Budiyanto, mengisyaratkan kesiapan KPK untuk menelusuri kasus-kasus signifikan. (Fahri)

