WARTAPOLRI.CIM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerima 36 finalis Abang None Jakarta 2025 di Balaikota,Rabu 20/8/2025.
![]()
Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa Abnon bukan sekadar ajang penampilan, tetapi Refresentasi Wajah Jakarta, sebagai Kota Global sekaligus Kota Budaya. Terpilih menjadi finalis dan hadir di Balaikota adalah capaian luar biasa. Saya tahu perjuangan kalian tidak mudah untuk sampai di tahap ini, motivasi terbesar tentu datang dari diri sendiri, ujar Pramono.
Pramono mengingatkan bahwa wawasan kebudayaan harus menjadi bekal utama finalis Abang None dalam membawa citra Jakarta yang multi kultur.
Menurutnya meski undang-undang no. 2 tahun 2024 menegaskan, Budaya Betawi sebagai identitas Jakarta, para finalis juga perlu memahami, bahwa Jakarta merupakan kota yang tumbuh dari keberagaman Etnis dan Budaya.
Abang None harus memiliki perspektif luas, tidak hanya soal kebudayaan, tapi juga mengenai peran Jakarta sebagai pusat Ekonomi dan Pariwisata Global.
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta, tercatat 5,18 persen melampaui rata-rata Nasional 5,12 persen, ini menunjukkan kontribusi nyata Jakarta bagi Indonesia, jelasnya.
Pramono menambahkan, Jakarta tengah bersiap-siap menuju usia ke 500 tahun, pada tahun 2027. Ia berharap Abang None Jakarta menjadi bagian penting dalam perjalanan Jakarta menuju Kota Global yang berdaya saing, baik di tingkat Lokal maupun Internasional.
Tugas utama Abang None Jakarta, adalah mengenal Budaya Jakarta sepenuhnya, serta dapat menjadi Duta Wisata di Kota Tua yang penuh dengan sejarah.
Abang None Jakarta, juga harus bisa mengangkat Destinasi Wisata Kota Tua ke Mancanegara, serta mengemunikasikannya kepada masyarakat dan dunia.
Saat ini Abang None Jakarta, adalah iKON wajah Jakarta, Etalase Jakarta ada pada diri kalian semua, pungkasnya.(Har)

