Grebek Kampung Bahari, BNN-Polri Sita Ganja, Ekstasi Hingga Senjata Tajam

WARTAPOLRI.COM, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar operasi gabungan berskala besar di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11).

Operasi pemberantasan sarang peredaran gelap narkotika ini melibatkan ribuan personel gabungan yang terdiri atas unsur BNN Pusat, BNNP DKI Jakarta, Bareskrim Polri, serta Polda Metro Jaya guna mempersempit ruang gerak sindikat narkoba di wilayah tersebut.

Penggerebekan di kawasan yang selama ini dikenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta Utara tersebut bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, pada Agustus lalu, BNN bersama tim gabungan juga sempat melancarkan operasi serupa sebagai bentuk komitmen berkelanjutan membersihkan kawasan rawan narkoba.

Berbeda dengan penggerebekan sebelumnya yang mendapatkan perlawanan sengit, kali ini kondisi lebih terkendali. Situasi yang kondusif memungkinkan petugas menyisir setiap sudut target tanpa hambatan berarti yang membahayakan keselamatan tim di lapangan.

Sejak awal personel gabungan dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penyergapan dengan menumpangi 8 gerbong kereta api yang kemudian berhenti tepat di zona merah rawan peredaran narkoba di sepanjang rel kawasan Kampung Bahari. Kemudian disusul tim kedua yang bergerak menutup akses Kampung Bahari dari arah Jalan R.E. Martadinata, Tanjung Priok.

Dalam operasi penggeledahan tersebut, tim berhasil mengamankan berbagai barang bukti. Sejumlah narkotika yang disita berupa ganja dan ekstasi siap edar, puluhan alat hisap (bong) yang berserakan, serta alat pencetak ekstasi.

Tidak hanya itu, tim di lapangan juga menyita puluhan senjata tajam seperti samurai, celurit, panah, tombak, hingga senjata api, serta beberapa unit telepon genggam, laptop, buku pencatatan transaksi penjualan narkotika, dan beberapa buku rekening bank milik para pengedar.

Sebagai tindak lanjut, sebanyak 26 orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan sindikat narkotika turut diamankan. Seluruh terduga pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut guna membongkar tuntas jaringan sindikat yang lebih besar di balik kawasan rawan narkoba Kampung Bahari.

( RED )

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *