Aparat penegak Hukum di duga tutup mata terhadap Mafia tambang ilegal( PETI ) di kutanopan

WARTAPOLRI COM, MANDAILING NATAL- PANYABUNGAN.

Madina 26/07/2026
Wartapolri .com & tim media independen bersatu , Belum lama ini tim terpadu dari Pemprov Sumut melakukan Razia tambang ilegal di kota nopan( PETI ) tepatnya di lokasi Jambur Tarutung kelurahan kotanopan kecamatan kotanopan kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara.

Aneh bin ajaib beberapa hari setelah razia tim terpadu dari provinsi Sumut dilakukan bukannya berhenti para penambang justru kembali marak melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).seolah olah hukum miliknya sendiri.

Pantauan warta warta polri beserta tim media independen bersatu, langsung ke lapangan 25 Juli 2026 sedikitnya ada 5 alat berat yang beroperasi melakukan penggalian dan penambangan emas yang di duga tanpa izin di lokasi jambur Tarutung kelurahan kotanopan kecamatan kotanopan kabupaten Mandailing Natal yang menurut keterangan warga di lokasi diduga milik Mr.PW dan MG.

” Kedua pengusaha tambang ilegal ini sengaja mempertontonkan arogan melawan hukum, anehnya Bupati dan Dinas lingkungan hidup diam Polres Mandailing Natal juga sampai saat ini belum ada tindakan seolah-olah terjadi pembiaran
Pertanyaannya kemanakah hukum di Mandailing sehingga aph diam tidak bertindak menghadapi yang diduga mafia tambang di Madina
Apakah negara kalah terhadap mafia tambang atau baking dari mafia ini terlalu kuat sehingga setingkat Polres tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi penambang ilegal,

Polsek kotanopan melalui kanit res kirim di konfirmasi pada hari senin via watsapp (08227771xxxx (tggl 27/7/26) tak ada jawaban seolah konfirmasi wartawan tidak begitu ber arti.?

Waktu yang sama, kapolres madina melalui kasi humas polres Mandailing Natal MEGAWATI, SE – di konfirmasi tanggapan komentarnya melalui Via watsapp ( 08537161xxxx )memilih bungkam, meskipun chat sudah centang dua hingga berita ini di terbitkan belum berhasil di konfirmasi. Mirisnya humas polres saat ini hasil konfirmasi terkait investigasi wartawan terkait pertambangan emas tanpa izin (peti) selalu dan selalu bungkam sehingga membuat publik semakin penasaran, apakah memang pihak polres madina ada main mata dengan pemain peti sehingga konfirmasi wartawan selalu di bungakam dan begitu lemahnya penindakan.?

( REPORTER TIM GABUNGAN)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *