WARTAPOLRI.COM,BANDUNG —Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) dalam rangka kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026 di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Barat. Dalam rapat tersebut, Kapolda Jabar menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Sebanyak 26.692 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi pengamanan tersebut, yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi pendukung lainnya. Untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, Polda Jabar juga menyiapkan 332 pos pengamanan, yang meliputi 227 Pos Pengamanan (Pos Pam), 79 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 26 Pos Terpadu. Pos-pos ini akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti jalur tol, jalur arteri, pusat transportasi, tempat ibadah, hingga objek wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama masa libur Lebaran.
Selain itu, sejumlah strategi pengaturan lalu lintas juga telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, di antaranya penerapan one way, contra flow, serta pengaturan rest area di jalur utama mudik. Operasi yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026 ini diperkirakan akan menghadapi puncak arus mudik pada 13 dan 17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 dan 28 Maret 2026. Melalui operasi ini, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
( TON LEE )


