WARTAPOLRI.COM, JAKARTA – Komandan Pasukan Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, menghadiri pembukaan NCT APAC 2026, konferensi dan pameran internasional yang mempertemukan para ahli, instansi pemerintah, aparat keamanan, laboratorium forensik, serta penyedia teknologi dalam bidang Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosives (CBRNE) dan Explosive Ordnance Disposal (EOD). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (20/10/2026) bertempat di Hotel Le Méridien, Jakarta Pusat.
Kegiatan dipimpin oleh Direktur Pelaksana NCT Consultants, Mr. Ilja Bonsen, didampingi Ketua Konferensi dan Penasihat Eksekutif Senior NCT Consultants, Mr. William King. Turut hadir Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang, Dansat KBRN Pas Gegana Korbrimob Polri Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H, personel Korbrimob Polri, serta para tamu undangan.
NCT APAC 2026 menghadirkan rangkaian konferensi, pameran teknologi, jejaring profesional, serta NCT PRO eXperience, yaitu kegiatan berbasis skenario operasional yang mempertemukan tim operasional dengan pelaku industri untuk menunjukkan penerapan teknologi dalam situasi yang realistis. Kegiatan ini melibatkan komunitas CBRNE dan keamanan Indonesia melalui empat Joint Task Forces, yang mencakup 22 instansi dan unit spesialis dalam 12 tim multidisiplin.
Kehadiran Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Gegana, memiliki relevansi strategis dalam mendukung pengembangan kemampuan penanganan ancaman CBRNE dan bahan peledak. Melalui kegiatan ini, personel berkesempatan memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi, peralatan khusus, serta metode penanganan ancaman yang diterapkan di tingkat internasional.
Pengetahuan tersebut dapat menjadi referensi dalam mengevaluasi kebutuhan peralatan dan meningkatkan kesiapsiagaan operasional, khususnya dalam pelaksanaan tugas penjinakan bom (Jibom) dan penanggulangan ancaman berbahaya.
Selain itu, forum ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran pengetahuan antara Korbrimob Polri, para ahli, instansi terkait, dan penyedia teknologi keamanan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kompetensi teknis, profesionalisme, serta kesiapan personel Korbrimob Polri semakin berkembang dalam menghadapi potensi ancaman yang semakin kompleks, guna mendukung pelaksanaan tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
( RED )

