Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

WARTAPOLRI.COM, JAKARTA– Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam memperkuat swasembada dan kemandirian pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melalui arahan yang dibacakan Sekretaris Jenderal Kementan Suwandi pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Kamis (1/10).

Suwandi mengatakan, penyediaan pangan bagi 286 juta penduduk Indonesia merupakan kerja bersama yang melibatkan petani, penyuluh, petugas lapangan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya utamanya kepada para petani, para penyuluh dan petugas lapangan serta para pemangku kepentingan lainnya yang telah bekerja keras menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah kerja yang terintegrasi, kerja bersama-sama, kerja gotong royong,” kata Suwandi.

Menurutnya, semangat kerja bersama tersebut telah membuahkan hasil nyata. Di tengah tantangan besar memenuhi kebutuhan pangan nasional, Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan.

“Beberapa indikator memperlihatkan bahwa ketahanan pangan kita telah teruji dengan baik dan kuat serta tangguh. Potensi produksi telah membuahkan hasil yang menggembirakan,” ujarnya.

Adapun delapan komoditas yang telah swasembada meliputi beras, jagung pakan, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, gula konsumsi, daging ayam, dan telur ayam.

Suwandi mengatakan capaian tersebut akan terus diperkuat untuk membangun kemandirian pangan berkelanjutan, termasuk pengembangan swasembada daging sapi, kerbau, susu, dan bawang putih, serta memperkuat orientasi ekspor.

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi komoditas pertanian.

“Bapak Presiden Prabowo memberikan perhatian yang serius terhadap peningkatan nilai tambah, peningkatan ekspor, pengurangan impor, peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui hilirisasi komoditas pertanian,” ujar Suwandi.

Hilirisasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan bioetanol sebagai energi alternatif substitusi bahan bakar minyak dengan memanfaatkan komoditas seperti jagung, ubi kayu, dan tebu.

Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila, Suwandi mengajak seluruh jajaran Kementan untuk terus menjaga semangat kerja dan meningkatkan kualitas kinerja dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila.

“Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik, berkontribusi nyata untuk Indonesia dan lakukan berbagai terobosan, inovasi, kreativitas, inspirasi agar Indonesia menjadi kokoh, berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.

( RED )

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *