Warga Desa Tapos Antusias Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H Di Pondok Pesantren Riyadussibyan Sekaligus Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan

WARTAPOLRI.COM, KAB TANGERANG – Warga Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, tampak antusias menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di pondok pesantren Riyadussibyan Majelis Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum, Kampung Tapos gardu, Minggu malam (18/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) pondok pesantren Riyadussibyan dan berlangsung dengan khidmat serta lancar. Acara tersebut merupakan peringatan Isra Mi’raj perdana yang digelar di pondok pesantren Riyadussibyan tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Panitia sekaligus Pimpinan pondok pesantren Riyadussibyan Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum, ustad jepri, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, Ketua RT 001 RW 01, pengurus PRNU Kampung Tapos gardu, jamaah pondok pesantren Riyadussibyan Salam, serta para tamu undangan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC herul, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an ustad rendi.

Sambutan disampaikan oleh Ketua RT Endi , tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama Ustad ustad soleh, serta Kepala Desa Tapos haerudin . Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustad rendi

Tausiyah atau hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh KH jekichen asal gunung Kaler kabupaten tangerang

Dalam ceramahnya, KH jekichen menjelaskan makna dan hikmah besar dari peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

“Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha dan menerima perintah shalat lima waktu,” ujar KH jekichen.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj terjadi pada tahun ke-10 kenabian, sekitar dua tahun sebelum hijrah ke Madinah.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Menurutnya, umat Islam dapat mengambil hikmah berupa keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kesabaran dan ketabahan menghadapi berbagai cobaan.

ADVERTISEMENT
“Semoga melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita semua dapat meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Subhanahu Wata’alaa,” tambahnya..

“Mari kita doakan pesantren Riyadussibyan semoga santri dan santri Wati nyah bermanfaat menuntut ilmu agama dunia dan Akhirat nyah Aamiin ya Rabbal ‘Alamin,” ucapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama Desa Tapos gardu, Ustad Soleh, dalam sambutannya yang disambut meriah jamaah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.

“Saya selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah pesantren Riyadussibyan Kampung Tapos gardu atas partisipasi dan kebersamaannya. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Acara semakin semarak dengan taswiran santri dan santri wati dari pondok pesantren Riyadussibyan Tapos gardu, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, dan ditutup dengan doa bersama. (*)

ADVERTISEMENT

SENSOR NEWS KABUPATEN Tangerang – | Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqlaliyyah menggelar Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad…

Merajut Ukhwah, Menebar Berkah: pesantren Riyadussibyan Dzikir Manbaul Ulum Kp.Tapos gardu Gelar Istighosah Dan Tabligh Akbar
Januari 18/1/2026

Warga KP.tapos gardu desa tapos Hadiri Istighosah Dan Do’a Bersama Untuk pesantren Riyadussibyan
januari 18/1 2026 ucap nyah:

red* IL

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *