WARTAPOLRI.COM, JAKARTA — Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung kembali memicu gebrak politik dengan pernyataan tanpa tabir: “Istana itu masih sarang koruptor.” Kalimat itu dilontarkannya dalam program TvOne dan KompasTv.
Pernyataan itu semakin menarik karena Rocky bukan tokoh oposisi. Ia justru kini berada di dalam lingkaran kekuasaan sebagai anggota Wantimpres pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.(29/10/26)
Rocky menegaskan ia tidak akan mengubah pandangan hanya karena telah bergabung dengan pemerintahan. Ia bahkan mengatakan, mengakui Istana bukan sarang koruptor berarti “mengbohongi logika dan etika” dirinya.
“Di BEM ya ada korupsi kecil-kecilan, tapi Istana adalah sarang koruptor,” ujar Rocky dalam tayangan tersebut.
Ia menyoroti sejumlah kasus yang melibatkan lembaga dan figur dekat pusat kekuasaan, termasuk penanganan kasus di BNPB serta penangkapan kepala Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai contoh persoalan korupsi yang menurutnya masih nyata.
Meski menyebut Istana sebagai sarang koruptor, Rocky menegaskan keputusannya masuk Wantimpres bukan kompromi. Ia mengklaim posisi itu justru memberi ruang untuk membantu Presiden Prabowo memberantas korupsi dari dalam.
“Buat bantuin presiden nangkep koruptor itu, apalagi coba? Nangkep dari luar? Gimana nangkep dari luar?” kata Rocky.
Ia juga menyebut dirinya ingin “menyapu bersih” Istana dari koruptor, sekaligus menilai banyak figur di lingkungan kekuasaan yang bersikap munafik dan feodalistik.
Pernyataan Rocky menimbulkan pertanyaan besar: apakah ini bentuk keberanian menjaga independensi, atau justru pengakuan bahwa masalah korupsi masih mengakar di pusat kekuasaan?
Dalam forum lain, Rocky bahkan menantang mahasiswa untuk tidak gentar mengkritik pemerintah. Ia menegaskan kritik terhadap kekuasaan tetap penting selama didasari argumen yang jelas.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Istana yang secara langsung membantah atau menanggapi sebutan “sarang koruptor” tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Rocky Gerung dalam TvOne dan KompasTv
Rocky adalah anggota Wantimpres, sehingga kritik itu datang dari dalam lingkar kekuasaan.
Ia mengklaim tujuannya membantu Presiden Prabowo menangkap koruptor.(Fah)

