WARTAPOLRI.COM, JAKARTA — Media lokal dinilai semakin strategis dalam menyalurkan informasi pembangunan dari pemerintah hingga masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Peran itu sejalan dengan jaminan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), yang mewajibkan badan publik membuka akses informasi bagi masyarakat, kecuali informasi yang dikecualikan seperti rahasia negara.
Ketentuan itu mencakup pemerintah pusat dan daerah, kementerian, lembaga negara, BUMN, BUMD, partai politik, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga lain yang sebagian dananya bersumber dari APBN atau APBD.
Koran, tabloid, majalah, televisi, radio, hingga portal berita daring kini berkembang hingga wilayah kota dan kabupaten. Menurut Suranto OC pimred Global news.id , media lokal tidak boleh dipandang sebelah mata karena lebih dekat, tulus, dan efektif menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat paling bawah.
“Media lokal lebih tulus dan efektif menyampaikan pemberitaan program pemerintah sampai ke rakyat paling bawah,” ujar Suranto saat ditemui awak media wartapolri di Kedai Ngopi Kenangan, Jalan Mangga Besar Raya, Kelurahan Maphar, Jakarta Barat, September 2026.
Ia menegaskan, di tengah arus globalisasi digital, peran media lokal sangat dirasakan warga di permukiman padat. Informasi pembangunan dapat tersampaikan cepat hingga tingkat kelurahan, sementara aspirasi dan persoalan warga juga dapat mengalir kembali kepada pemerintah.
Suranto menyebut program jurnalis pedesaan sebagai jembatan informasi strategis antara pemerintah pusat dan penduduk desa serta kelurahan. Menurutnya, kehadiran jurnalis lokal membantu memastikan kebijakan publik tidak berhenti di pusat, tetapi benar-benar dipahami dan dirasakan masyarakat.
“Ini menjadi masukan untuk Bapak Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Oktober 2026,” ungkapnya.
Arahan tersebut selaras dengan penegasan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan bahwa suara masyarakat paling bawah harus didengar, sebagaimana strategi komunikasi pemerintah yang mengutamakan mendengar rakyat dari tingkat terbawah. Bakom juga disebut tengah merancang papan informasi komunikasi pemerintah untuk membantu masyarakat memantau penanganan isu-isu strategis.
Penguatan media lokal dan jurnalis pedesaan dipandang penting agar hak warga atas informasi publik terpenuhi secara cepat, tepat waktu, dan dengan biaya ringan. Dengan jaringan yang lebih dekat ke masyarakat, media lokal diyakini mampu memperkuat transparansi, mempercepat sosialisasi program, sekaligus menyalurkan aspirasi warga kepada pemerintah.(Fahri)

