Padepokan TTKDH Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Dan Milad TTKDH Ke 69 Tahun.

WARTAPOLRI.COM, JAKARTA – Padepokan Perguruan Silat TTKDH( Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir), memperingati Milad Ke 69 tahun dan Maulid Nabi Muhammad 1448 H, pada Sabtu 29/8/2026.

Padepokan Silat TTKDH, berlokasi di Jln. Muara Baru Kelurahan Penjaringan Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.

Hadir dalam acara tersebut : Camat Penjaringan Pak Darmawan, Ibu Diah perwakilan Dinas Kebuyaan, Tri Jumitri Kasatpel Pendidikan, Ibu Nur Tigawati Sekkel Penjaringan, kemudian Danramil Penjaringan Mayor Infanteri Noldy DS Tana, Kapolsek Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, Ketua FKPPI Iwan Bule, Perwakiln IPSI Jakarta Utara, Heru, serta unadangan lainnya.

Acara Milad TTKDH diawali dengan : membaca “Suratul Alfatehach”. kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta dilanjut dengan sambutan – sambutan kemudian acara di isi dengan penampilan seni silat dari masing – masing perguruan silat.

Dalam sambutannya Ketua Panitia ( Muhamad B Sajuki ), mengucapkan terimakasih kepada semua tamu undangan yang telah hadir memenuhi undangan kami, terimakasih juga kepada Bang Tubagus Ramdani, karena suksesnya acara tak luput dari peran serta beliau sebagai penata dan protokoler acara, selanjutnya acara kami serahkan kepada pembawa acara, demikian.

Sambutan Ketua Umum TTKDH, Ir.Fadillah dalam sambutannya mengatakan bahwa TTKDH tidak dapat! dipisahkan dengan budaya Indonesia, TTKDH didirikan pada 17 Agustus 1957 dan TTKDH juga tidak bisa dipisahkan dengan Maulid Nabi, karena ada satu Ritual TTKDH yang dilakukan khusus dibulan Mulud, demikian terang Ir. Fadillah.

Lebih lanjut Kapolsek Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, mengucapkan Milad yang ke 69 kepada TTKDH, dalam sambutannya Kapolsek berpesan tetap menjaga kekompakkan, menjaga stabilitas “Kamtibmas” dan alhamdulillah selama enam bulan bergabung di Penjaringan ini, situasi “Kamtibmas”.tetap terjaga.

 

Hal yang sama juga disampaikan Camat Penjaringan Bapak Darmawan, selamat Milad buat TTKDH. Pesan yang disampaikan tetap menjaga makna melestarikan kebudayaan dan yang kedua makna silaturahmi harus tetap terjaga, demikian pesannya.

Sambutan selanjutnya Ibu Diah, perwakilan Dinas Kebudayaan. Mengucapkan terimakasih kepada semua unsur TTKDH yang telah menjaga dan melestarikan seni silat yang berakar dari tjimande, 69 tahun bukan waktu yang mudah untuk menjaga kelestariaan seni budaya ini, jaya terus TTKDH.

Rangkaian acara di isi dengan penampilan gerak seni silat dari masing – masing perguruan serta ada penyerahan penghargaan dari Ketua Umum untuk “Kevin” sebagai pesilat terbaik.

Terakhir Ketua Umum berharap Pedepokan TTKDH dapat berkembang bukan hanya tingkat Nasional tetapi hingga Internasional, kepada Pemerintahan wajib mendukung dan memfasilitasi TTKDH ke depannya, demikian tutupnya.(HAR)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *