WARGA BANJAR MALAYU BERMOHON KEPADA BAPAK PRESIDEN DI BANGUN KEMBALI JALAN POROS YANG LONGSOR 10 BULAN LALU

WARTAPOLRI.COM,, Mandailing Natal — Panyabungan. Masyarakat Desa Banjar Malayu, Kecamatan Batang Natal, mendesak Presiden RI, Prabowo Subianto, segera membangun kembali jalan poros di Muara Soma yang longsor sejak 10 bulan lalu. Jalan ini merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan beberapa dusun, tetapi kini putus sehingga memporak-porandakan layanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian lokal.

“Guru-guru terpaksa berjalan kaki dan sering datang terlambat. Proses belajar mengajar terganggu,” kata tokoh masyarakat bermarga Nasution, menggambarkan kondisi pendidikan setempat. Ia menambahkan bahwa mobil roda empat belum bisa masuk ke Dusun Torubar, Dusun Banjar Dab-dab, dan Kampung Torsangkil; pasien terpaksa ditandu saat membutuhkan penanganan medis.

Dampak ekonomi juga tampak nyata. Aktivitas perdagangan dan distribusi bahan pokok tersendat karena rusaknya akses jalan. “Semua kegiatan ekonomi tersumbat karena jalan rusak parah akibat longsor 10 bulan lalu,” ujar seorang warga.

Tokoh adat dan ketua lorong dari keluarga pendiri desa—Batu Bara, Lubis, dan Rangkuti—bergabung menyampaikan aspirasi. Mereka menuntut pembukaan akses jalan agar bisa dilalui kendaraan roda empat, perbaikan segera jalan poros Banjar Malayu, serta perhatian khusus untuk sektor pendidikan dan kesehatan yang terimbas.

Warga berharap momentum HUT RI ke-81 menjadi pintu bagi pemerintah untuk merespons. “Kami sudah putus asa menunggu bantuan pemerintah. Semoga keluh kesah masyarakat Banjar Malayu didengar Pak Presiden,” kata salah seorang perwakilan.

Surat aspirasi warga akan ditembuskan kepada Presiden RI, Bupati Mandailing Natal, Gubernur Sumatera Utara, DPRD Madina, DPRD Sumut, dan Kementerian PUPR untuk mempercepat penanganan.

Reporter: Tim Independen Media Bersatu

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *